Espresso

Strategi Memilih Chanel Promosi Yang Tepat di Internet

Hai Sahabat Bisnis Abad 21, Salam 100 Juta…!

Hari ini saya akan sharing bagaimana menentukan chanel promosi yang tepat di Internet. Materinya sangat sederhana tapi akan berdampak besar pada pola pemasaran Anda di internet.

Apakah benar-benar efektif atau tidak. Nah sekarang kita mulai…

Di dalam dunia internet cuma ada 2 kategori chanel promosi, yaitu pertama Google & Marketplace, kedua Sosial Media. Sebelum saya lanjutkan saya akan sharing dulu tentang kedua hal ini :

#1 B2B or B2C?

Di dalam dunia bisnis ada 2 jenis sistem pemasaran yaitu pertama B2B (Business to Business) artinya market dari produk Anda adalah orang yang juga akan kembali menjual produk Anda, yang akan belanja produk Anda dalam skala besar. Yang kedua adalah B2C (Business to Customer) artinya market Anda adalah end user, produk Anda dibeli oleh konsumen terakhir. Setiap produk / jasa memiliki karakter market yang berbeda-beda.

Mengapa B2B atau B2C harus dikategorikan? Karena ini akan berpengaruh kepada bahasa iklan Anda. Contoh: misalkan produk Anda termasuk B2B kira-kira mana yang tepat dari 2 kalimat iklan ini.

1. Jual pakaian wanita, harga murah dan barang berkualitas

2. Supplier pakaian wanita, garansi harga termurah dan produk berkualitas.

Yes, jika produk Anda termasuk B2B sepertinya contoh nomor 2 yang lebih tepat. Ok sampai di sini paham ya… Lanjut…!

#2 Push Marketing or Permission Marketing?

Dalam dunia pemasaran ada 2 pola pemasaran yaitu : Pertama Push Marketing, push marketing ini adalah pola pemasaran yang terus-terus menawarkan kepada orang baru, mulai dari edukasi, promosi, sampai mereka membeli produk Anda. Proses daripada push marketing adalah membuat orang yang tadinya tidak tau menjadi tau, yang tidak tertarik menjadi tertarik, yang tidak butuh menjadi butuh, dan akhirnya mereka beli.

Chanel promosi yang tepat untuk produk yang kategori push marketing adalah sosial media, karena di sosial media Anda bisa mentarget orang-orang yang sesuai dengan target market Anda, dan Anda bisa edukasi mereka, sampai dengan menawarkan produk kepada mereka secara terus menerus sampai mereka closing.

Ada nggk mas produk/jasa yang nggk bisa pakai push marketing? Ada, misalnya jasa Anda adalah jasa foto wedding, kalau Anda pakai push marketing, dan Anda tawarkan jasa Anda ke sosial media masak orang yang tadinya belum pengen nikah jadi pengen nikah gara-gara melihat iklan Anda, hehe? Kan sepertinya tidak mungkin ya, jadi kalau jasa Anda adalah jasa foto wedding sebaikanya Anda pakai metode yang kedua di bawah ini.

Kedua yaitu Permission Marketing, permission marketing ini adalah orang yang mencari produk Anda, mereka sudah tau manfaatnya dan mereka sedang mencari produk Anda di internet. Biasanya mereka langsung menuju ke Google dan Marketplace.

Chanel promosi yang tepat untuk produk kategori permission marketing adalah di search engine yang sering kita sebut mbah google. Karena market Anda akan mencari produk / jasa Anda langsung di sana. Nah untuk chanel prmosi ini Anda harus memilik website dan meng optimasinya agar bisa masuk halaman 1 google. Dan ketika market Anda mencari produk / jasa yang Anda tawarkan mereka akan menemukan showcase Anda berupa website / blog, dan dari situlah orderan Anda akan berdatangan.

Atau anda bisa juga membuat showcase di Marketplace, karena pola konsumen hari ini menurut hasil riset google adalah ketika mereka tidak menemukan produk yang mereka cari di Google mereka akan lari ke marketplace. Jadi Anda bisa membuat toko online di Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee, dll, untuk menaruh produk-produk yang Anda pasarkan.

Kembali ke contoh jasa foto wedding di atas, maka akan sangat tepat jika Anda memakai metode permission marketing, karena orang yang akan menikah biasanya mereka mencari jasa foto wedding yang ada di kotanya. Ok paham ya…!

Nah Sekarang coba kita belajar dari contoh berikut ini: Misalkan Anda menjual produk penurun berat badan.

Penurun berat badan ini kira-kira termasuk B2B/B2C? Ok, bisa B2B dan juga bisa B2C, karena bisa jadi ada pengusaha yang ingin memasarkan produk ini dan melihat potensi marketnya sangat bagus jadi mereka berniat untuk berbisnis produk ini, dan bisa juga pembelinya adalah konsumen langsung, yang memang dia ingin dan membutuhkan produk ini untuk menurunkan berat badannya.

Kemudian penurun berat badan ini termasuk push marketing atau permission marketing? Bisa keduanya juga, karena mungkin di sosial media ada orang yang over weight dan kemudian mereka menemukan iklan Anda, akhirnya mereka beli. Dan juga bisa permission marketing, karena mereka yang merasa gemuk dan ingin mencari produk penurun berat badan mereka pasti mencarinya di google atau di marketplace favorit mereka.

Ok, sudah paham ya sekarang. Silahkan Anda praktek sesuai produk Anda, pertama kategorikan produk Anda termasuk B2B/B2C atau keduanya untuk menentukan bahasa iklan. Kemudian pola pemasarannya termasuk push marketing atau permission marketing. Kemudian Anda bisa langsung action berpromosi di media online.

Jika ada yang ingin Anda tanyakan, silahkan post di kolom komentar pada bagian bawah halaman ini.

Selamat praktek, semoga sukses, dan salam 100 Juta

Share this post

2 thoughts on “Strategi Memilih Chanel Promosi Yang Tepat di Internet”

  1. Bagaimana cara mempromosikan bisnis asuransi manulife saya. Saya sebagai agent asuransi yang sampai saat ini ketika mau bertemu sama nasabah selalu di tolak

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.