Versi Terbaru Zoom dengan Keamanan yang Lebih Terjamin

Adanya pemberlakukan physical distancing semenjak meluasnya wabah covid-19 memaksa setiap orang untuk menjaga jarak dan menghindari keramaian. Kebijakan tersebut juga membuat sekolah, universitas, dan beberapa instansi pemerintah maupun swasta menerapkan belajar dari rumah atau kerja dari rumah.

Untungnya, di zaman teknologi yang semakin canggih ini, belajar atau bekerja dari rumah dapat dilakukan dengan baik. Terlebih dengan hadirnya berbagai macam aplikasi pertemuan online seperti Zoom. Aplikasi tersebut banyak digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara online, rapat secara online dan lainnya.

Nah, beberapa waktu kemarin sentar beredar bahwa keamanan dari aplikasi Zoom sendiri kuranhg begitu baik. Kabar baiknya, kini Zoom telah hadir dengan sederet fitur keamanan di versi 5.0. Hal tersebut merupakan tombak utama dalam program security plan 90 hari yang baru saja diluncurkan.

Zoom versi terbaru hadir dengan penambahan fitur untuk mendukung enkripsi ACM 256-bit GCM. Enkripsi tersebut dirancang secara khusus memberikan perlindungan untuk data rapat serta resistensi terhadap gangguan yang bisa saja terjadi.

Nantinya, Zoom akan mengarahkan pada pengguna layanan tersebut ke halaman unduhan supaya bisa mendapatkan uapdate softwarenya. Dikutip oleh detikINET dari ARNnet, bahwa tingkat enkripi terbaru tersebut hanya tersedia pada Zoom Phone, Zoom Video Webinar, dan Zoom Meeting.

Zoom 5.0 versi terbaru tersebut juga memungkinkan administrator akun untuk bisa memutuskan pusat data yang akan digunakan untuk rapat serta webinar yang dihosting oleh akun penggunanya. Zoom juga memberikan pernyataan bahwa pemberdayaan akun yang ada di seluruh sistem akan diberlakukan dalam dua bulan ke depan, setelah semua akun yang ada diaktifkan dengan menggunakan GCM.

“Kami mengambil pandangan menyeluruh tentang privasi pengguna dan keamanan platform kami. Dari jaringan kami ke fitur yang kami setel untuk pengalaman pengguna kami, semuanya dilakukan melalui pengawasan ketat,” ucap Chief Product Officer Zoom Oded Gal.

Dia juga menjelaskan bahwa enskripsi ACM 256-bit GCM dapat digunakan untuk mengamankan data pengguna pada saat proses transi menjadi lebih baik lagi.

“Dengan jutaan pengguna baru, ini akan memastikan mereka memiliki akses instan ke kontrol keamanan penting dalam setiap rapat online mereka,” pungkas Gal.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kasus terkait tingkat keamanan menjadikan Zoom reaktif. Walaupun demikian, Zoom mampu meresponnya dengan sangat cepat sehingga setelah banyak laporan yang masuk, pihak Zoom langsung bekerja keras untuk membenahi layanan yang dimilikinya.

Pendiri dan CEO Zoom Eric Yuan secara terbuka meminta maaf kepada semua pengguna layanan dikarenakan masalah keamanan yang ada pada aplikasi tersebut akhir-akhir ini. Seperti yang dikutip oleh The Verge, Yuan memberikan pernyataan, “Sudah jelas kita memiliki banyak hal yang harus dilakukan untuk memastikan keamanan dari use cases pengguna baru ini.”

“Tapi yang bisa saya janjikan pada kalian adalah kami menanggapi isu ini dengan sangat, sangat serius. Kami akan melihatnya satu per satu. Jika kami menemukan isu, kami akan mengakuinya dan akan kami perbaiki,” sambung pendiri Zoom tersebut.

Memang tidak bisa dipungkiri jika beberapa waktu lalu, Zoom sempat mendapatkan keluhan dari para penggunanya tentang layanan yang ada pada aplikasi tersebut. Tingkat keamanan yang masih kurang membuat banyak penggunanya melayangkan protes terhadap pihak Zoom.

Untungnya, pihak Zoom merespon dengan cepat dan dapat langsung memperbaiki kekurangannya dengan menghadirkan vrsi terbaru yaitu Zoom 5.0. Jadi, bagi Anda yang menggunakan aplikasi tersebut untuk membuat sebuah pertemuan, kini tak usah khawatir lagi karena Zoom sudah dilengkapi dengan fitur yang membuatnya memiliki keamanan yang lebih terjamin. Tapi kalo anda merasa tidak nyaman, juga pilihan anda untuk memakai atau tidak, mungkin jika perlu bikin akun email baru yang sama sekali tidak ada data atau konek dengan apapun, hanya untuk join ZOOM meeting saja. Be wise ya.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *